Haruskah Takut Bermimpi?


pict: google.

Pelan-pelan mimpi itu datang silih berganti

Seperti hujan yang tak pernah turun sendiri

Otakku bagaikan tanah yang rela menampung setiap impian yang menghampiri

Sampai tidak sadar bahwa banyak yang mencaci maki

 

Memangnya kenapa dengan impianku ini?

Bukankah aku boleh hidup dengan caraku sendiri?

Aku hanya bermimpi setinggi dan sesuka yang aku bisa

Namun kenapa ketidaksukaan yang muncul dari Anda semua?

 

Aku tahu, impianku tak masuk akal

Rintangan yang dilalui sangatlah terjal

Jatuh bangun, perih luka tak akan pernah luput

Hingga rasanya ingin semaput

 

Sudah cukup terbiasa dipandang sebelah mata

Diremehkan sampai tiada nilai harganya

Dianggap terlalu idealis sampai hati teriris

Hingga keringat berebutan tampil di pelipis

 

Pemimpi tak pernah takut akan gagal

Tak lelah berjuang, do’a tak pernah luput dirapal

Peluh getir penuh tekad kami raup tanpa sisa

Sampai tidak sadar banyak menghasilkan luka karenanya

 

Untuk tubuh, tolong berjuang meskipun letih

Untuk hati, tolong tetap utuh meskipun perih

Untuk otak, tolong bertahan agar selalu jernih

Semoga impianku tak pernah berakhir pada salah pilih


Comments