Diriku Hijabku

 

pict: google.

Yang terjulur indah

Terlihat manis, terkesan mewah

Sebagai mahkota sederhana penuh makna

Yang karenanya, jiwa ini merasa begitu terjaga

 

Liuk selendang melambai

Tertiup angin hingga menjemumbai

Melayangkan sapaan dari lubuk hati

Dengan senyum manis menyapa ‘hai’

 

Menentramkan dalam tudung yang nyaman

Membahagiakan memanjakan mata tanpa sisihan

Merasa seperti bidadari versi bumi

Yang tak hanya mengejar duniawi

 

Kadang mendapati tatapan tak mengenakkan

Hanya karena akhlak yang masih urakan

Sementara hijab terjulur sampai pergelangan tangan

Dianggap tak pantas dijadikan sosok teman

 

Luka hati ini mendapati cacian

Seperti salah apabila mencari lillah

Kemudian sadar bahwa tiada kesempurnaan

Hingga malu apabila menjadi pasrah

 

Aurat ini adalah kehormatan

Tiada nilai harganya yang sebanding dengan harta

Melainkan sesuatu yang terjaga melebihi perhiasan

Mencari ridha lillahi ta’ala

 

Hai, muslimah yang istiqomah

Auratmu bukanlah hal yang murah

Jagalah sampai Allah yang menjaganya

Sampai kau akhirnya menutup mata

Comments