
Kecil tubuhku belum mengenal letih
Berlari dan tertawa bak makanan sehari-hari
Keinginan sederhana yang senantiasa terpenuhi
Tanpa ribut berpikir yang tak pernah pulih
Dulu dikecup sayang
Digoda dengan riang
Berseri-seri wajah satu sama lain tak pernah pantang
Hingga terlelap pada hangatnya selimut petang
Dulu, kita sama-sama tertawa bahagia
Dulu, kita sama-sama menangis sejadi-jadinya
Saling diam karena merasa benar
Namun saling memaafkan sepersekian detik kemudian
Bercita-cita tinggi dengan semangat menggebu
Berseri wajah mengagumi orang besar di depan pintu
Tanpa pernah berpikir bagaimana menjadi sesuatu itu
Karena percaya bahwa yang tidak ada adalah abu-abu
Kamu tahu?
Masa kecilku memang sebahagia itu
Dan kamu,
kamu juga punya masa lalu yang tak jauh beda denganku
Dengan atau tanpa masalah orang dewasa di masa lalumu,
kamu tetap punya wajah berseri yang didamba manusia
Dengan atau tanpa masalah orang dewasa di masa lalumu,
kamu tetap punya kisah menakjubkan untuk diceritakan
pada mereka
Dengan atau tanpa masalah orang dewasa di masa lalumu,
kamu pernah berjanji menjadi manusia baik sampai usia
purna
Comments
Post a Comment