Telah sampai
kami pada puncak
Dengan
keyakinan yang kian meledak
Bersimbah
darah kami berteriak
Namun apa
daya ketika masih dipandang sebagai budak
Merasa hari
hari ini adalah bagian kecil dari perjuangan
Segala upaya
melawan sesuatu yang dulunya dianggap bualan
Tekad kami
matang membara dengan nyalang
Menembus
permainan halus yang akan terbuang
Terimakasih
telah membuat kami makin sadar
Bahwa
kesempatan tidak akan datang berkali-kali dengan menyambar
Bahwa jika
tidak sekarang, apa kabar masa depan?
Yang penuh
dengan bulir-bulir harapan
Makin kejam
kenyataan dengan berbagai permainan kotor
Merasa bahwa
kami ditindas sampai jontor
Tak usahlah
membela mereka yang memberimu tongkat untuk menyogok
Karena kami
sadar mana yang benar dan mana yang patut ditonjok
Berkata
bahwa bebas menyampaikan pendapat
Tapi
pendapat yang benar dibungkam begitu saja
Pengirimnya
dicari sampai pelosok negeri
Dibawa
dengan paksa, lalu diadili sampai mati
Memang mati
hati kalian
Kalian yang
tak nampak di hadapan kami
Kalian yang
punya kendali atas semua ini
Yang
nantinya dengan perlahan membunuh kami
Sudah lama
permainan kotor ini berjalan
Sudah ada
beberapa pemberani yang melawan
Tapi kalian
menumbangkannya dengan tanpa belas kasihan
Mirisnya
hati kalian yang dijual untuk kekayaan
Comments
Post a Comment