Perlahan, dan melaju
Dunia penuh putaran dan arus semu
Ketika fajar datang, masih terpaku
Seakan dunia tak akan pernah bertambah maju
Kalian yang disana
Yang tengah bertanya, siapa?
Maukah membantu asa ini menjadi nyata?
Menjadi bukan hanya bualan semata
Masihkah ada ragu?
Jangan begitu
Karena ragu hanyalah tembok penghambat
Yang rasa takutnya terus merambat
Kutarik tangan kalian pada dunia luar
Kubuka pikiran kalian pada fakta liar
Bukankah kalian si tangguh yang disegani itu?
Bukankah kalian si cerdas yang dicari itu?
Seruakkan semuanya seperti seburan gletser
Lantangkan semuanya seperti sirine
Kenapa malu?
Malukah pada dirimu yang penakut itu?
Berhenti mencibir jika itu tak berguna
Berhenti merayu jika itu hanya untuk dirimu semata
Hidupmu bukan untuk menyenangi diri sendiri
Bukan untuk mati tak tahu diri
Berbaurlah dengan batas
Dengan batas yang tidak menyamakan kita pada binatang
Dengan batas yang menunjukkan kita punya wibawa
Dengan terjangan taktik di medan perang
Comments
Post a Comment