Pada Suatu Hari

Sebuah rasa yang tertahan
Namun seringkali memabukkan
Seakan tak bisa dielakkan
Hingga aku menyalahkan seorang teman

Ini tentang sebuah ketemaraman
Lingkup yang sudah sesak dengan kenyataan
Hingga bunyi muncul sebagai tanda akan ledakan
Firasat yang tak kalah dengan beribu alasan

Banyak yang tak tahu bagaimana diri ini
Begitupun pemilik tubuh itu sendiri
Semua seolah acuh tak ingin mengerti
Begitupun pemilik tubuh itu sendiri

Kemudian dimunculkanlah kabut pada akhir
Dihempaskannya opini hati sampai terpelintir
Hingga tubuh ini merasakan getir
Apakah ini pertanda bahwa tak ada lagi seorang penyair?

Comments