Bijak Memutus(kan)



Suatu waktu, kita pasti akan dihadapkan pada beberapa pilihan. Untuk fase awal, mungkin pilihan tersebut masihlah terlihat mudah untuk diputuskan. Tapi ketika umur menjadi semakin menua, pilihan dalam hidup pun akan semakin bervariasi. Beragam. Dan kita dipaksa harus benar cermat dalam memilih. Bijak dalam mengambil keputusan.

            Bukannya menakut-nakuti atau apa. Tapi kalian pasti sudah tau kalau semakin berumur, semakin macam-macam pula pilihan yang diberikan. Dan dalam kebijaksanaan memilih itulah masa depan kita dipertaruhkan. Perlu kemantapan dalam memutuskan sebuah pilihan. Karena masa depan berkobar banyak pada pilihan yang kita ambil. Jika pilihan itu salah, sama saja kita mengambil duri yang tergeletak di depan kita. Lalu meremasnya hingga cairan merah keluar dari telapak tangan kita. Tapi jika pilihan itu benar, bisa jadi kita meremas sekuntum bunga yang harum. Kemudian telapak tangan kita berubah wangi sekejap mata. Tapi bisa juga pilihan itu menyakiti sebagai pengorbanan, dan mewangi sebagai pilihan yang benar. Ambil saja bunga mawar wangi yang berduri.

            Namun tak apa jika kalian pernah mengambil pilihan yang kurang tepat. Anggap saja itu sebagai pendewasaan. Sebagai pengokohan diri untuk mengahadapi fase kehidupan selanjutnya. Karena sebenernya tak ada yang tahu hidup siapa yang akan selalu berjalan mulus. Terjal-terjal masalah dapat diselesaikan jika kita bijak dalam memilih keputusan.

            Sekian.


Comments