Bacalah Jika Kau Singgah



Dalam kesendirian yang selalu membekap ini,
Rasa-rasanya aku memang tidak tahu malu. Atau, tidak tahu diri?

Entahlah.

Tapi yang jelas, banyak sekali kisaran orang-orang terdekatku yang begitu peduli denganku.
Bahkan ketika aku sama sekali mengacuhkan mereka begitu saja.
Mungkin, aku hanya sedang terdoktrinisi oleh fikiran negatif.
Sehingga yang kurasa dan kuingat hanyalah detik-detik ketika aku ditinggal sendiri.
Bukan menit-menit, jam, dan hari-hari dimana aku selalu bersama dengan mereka.

Abaikan.

Tunggu,
Masih ada beberapa kata lagi yang ingin kusampaikan.
Kamu salah ketika berfikir tak ada yang peduli denganmu, begitupun aku.
Kamu salah ketika mayoritas orang menyalahkanmu, begitupun aku.
Kamu salah ketika tak ada seorang pun yang membantumu bangkit, begitupun aku.

Kamu lupa ketika Allah swt selalu bersama hamba-Nya.
Aku pun kadang lupa.
Tapi kemudian aku ingat.
Disusul dengan retorki pengingat seluruh dosa-dosaku.
Merasa hina di hadapan-Nya.
Namun, aku selalu memohon, agar setiap saat di dekap oleh-Nya.
Selalu dan selamanya.

Comments