Deretan kotak putih dalam lubang kecil
Memaparkan senyum indah yang hanya secuil
Terlihat di mata tak terasa di hati
Terenyuh sudah, tenggelam lalu mati
Hanya candaan namun berarti
Menjadi kenangan menggerayangi mimpi
Bisakah berlanjut tak hanya sampai disini?
Agar semua tak sia-sia menjadi abu dini
Terlanjur tenggelam terlalu dalam
Hingga tak nampak apapun selain pualam
Kubersimpuh memandang legam
Dunia gelap dan tak mau paham
Aku berdiri menyeka air
Memaksa memijak meski takpaham alur
Aku melangkah hingga tergelincir
Semakin tenggelam dalam lautan sulur
Kenapa terasa begitu hampa sampai tak ada yang menerpa
Kenapa tertatih begitu perih hingga suara kian merintih
Kenapa cahaya seakan malu menampakkan sinarnya yang dulu
Kenapa aku terus mencoba meskipun dihantui rasa putus asa
Comments
Post a Comment