Menunggu dan Tak Tahu
Hidup,dalam ombang-ambing penyelesaian
Yang akan menyapa nanti, bukanlah kesenangan
Bak menunggang batu nisan
Hanya satu jalan
Kematian …
Akankah malam,
yang menjemputku dari kesunyian?
Ataukah siang,
yang akan membawa pergi dari kenangan?
Siapa yang tahu,
kapan ajalku?
Hanya Dia,
yang akan mengetahuinya
Karna Dia, segalanya
Mengapa tak sekarang?
Bagaikan menghantam batu karang
Namun,
hanya dapat menunggu,
dan terus melaju

Comments
Post a Comment